Untuk membeli Bitcoin, cara yang umum dilakukan adalah dengan membuka akun di penyedia jasa pertukaran aset kripto domestik yang terdaftar di Financial Services Agency (FSA) Jepang, lalu menyetorkan yen Jepang dan melakukan pembelian. Di sini, kami menyajikan tiga langkah dasar serta pertimbangan mengenai penyimpanan dan risiko secara netral.
Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Membeli
Bitcoin memiliki fluktuasi harga yang besar, dan nilainya bisa naik turun secara signifikan dalam waktu singkat. Jumlah yang dibelanjakan juga berpotensi menyusut di bawah modal awal, sehingga penting untuk mempertimbangkannya menggunakan dana yang tidak akan memengaruhi kebutuhan hidup jika hilang.
Artikel penjelasan yang bisa ditemukan melalui pencarian umumnya menyebutkan tiga langkah dasar, yaitu membuka akun di penyedia layanan yang terdaftar di dalam negeri, melakukan deposit, lalu membeli. Namun, ketentuan transaksi dan perpajakan berbeda-beda di setiap negara dan wilayah. Di Jepang, untuk memastikan ketentuan pajak atas keuntungan, sebaiknya merujuk kepada konsultan pajak profesional atau informasi resmi dari Badan Pajak Nasional Jepang (Badan Pajak Nasional Jepang (National Tax Agency)).
基本の3ステップ

Ini adalah bagian yang perlu diterjemahkan.
Oops, let me correct that. Output must be only the corrected markdown.
Langkah Dasar 3 Tahap

1. Membuka akun
Isi informasi yang diperlukan melalui smartphone atau komputer, lalu unggah dokumen identitas diri. Proses verifikasi terkadang memakan waktu beberapa hari, jadi sebaiknya Anda merencanakannya dengan waktu yang cukup. Dokumen dan prosedur yang dapat diterima berbeda-beda di setiap bursa, sehingga periksa terlebih dahulu di situs resmi.
2. Menyetor yen Jepang
Setorkan yen Jepang ke rekening bursa Anda, misalnya melalui transfer bank. Metode deposit dan biaya transfer berbeda untuk setiap bursa, sehingga pastikan ketentuan terbaru di halaman resmi masing-masing penyedia.
3. Membeli bitcoin
Ada dua cara pembelian: "Dealing Desk" (販売所), di mana bursa itself menjadi lawan transaksi, dan "Exchange" (取引所), di mana sesama pengguna saling menjual dan membeli. Secara umum, Dealing Desk lebih mudah digunakan, namun selisih harga yang sebenarnya cenderung lebih besar. Bagi pemula, sebaiknya pahami cara kerja dan cara membaca harga sebelum melakukan pemesanan. Beberapa layanan juga menawarkan pembelian dengan nominal kecil, tetapi tentukan jumlahnya sesuai kondisi keuangan Anda.
Metode Penyimpanan Setelah Pembelian
Bitcoin yang telah Anda beli dapat disimpan dengan dua cara, yaitu tetap menyimpannya di akun bursa (exchange) atau memindahkannya ke dompet (wallet) pribadi. Menyimpan di bursa memang lebih praktis, tetapi aset tersebut tetap dapat terdampak oleh peretasan terhadap bursa maupun gangguan sistem. Sementara itu, jika memindahkannya ke dompet pribadi, Anda sendiri yang bertanggung jawab atas pengelolaannya, dan aset tidak dapat dipulihkan apabila kunci privat (private key) atau frasa pemulihan (recovery phrase) hilang.
Sebelum memulai
- Waspadai penipuan dan peniruan identitas, dan gunakan hanya situs resmi maupun aplikasi resmi
- Aktifkan autentikasi dua faktor dan jangan menggunakan ulang kata sandi yang sama
- Jangan menanggapi ajakan yang menjanjikan "pasti untung" atau "modal dijamin aman"
- Pahami risiko kerugian ketika harga turun tajam, lalu mulailah dengan jumlah kecil

Untuk memilih bursa dan membandingkan biaya, Anda juga dapat merujuk ke perbandingan bursa kripto. Keputusan akhir tetap harus Anda buat sendiri setelah memastikan informasi resminya, dengan tanggung jawab pribadi.
Ringkasan
Membeli Bitcoin pada dasarnya terdiri dari tiga langkah: membuka akun, menyetor dana, dan melakukan pembelian. Dengan memahami cara penyimpanan setelah pembelian, langkah-langkah keamanan, serta perlakuan pajaknya, Anda dapat memulai dengan lebih mudah sekaligus meminimalkan risiko.
Risiko dan Pengungkapan
Risiko: Aset kripto memiliki volatilitas harga yang tinggi dan berpotensi mengakibatkan kehilangan modal. Artikel ini merupakan penjelasan umum berdasarkan informasi per 2026-10-15, dan bukan merupakan ajakan untuk berinvestasi, saran investasi, atau rekomendasi terhadap aset tertentu. Ketentuan perdagangan dan perpajakan berbeda-beda di setiap negara/wilayah, sehingga Anda wajib memeriksa regulasi di negara tempat tinggal Anda serta ketentuan terbaru dari setiap bursa sebelum menggunakannya.
Pengungkapan Afiliasi: Artikel ini dapat memuat tautan afiliasi (iklan), dan situs ini dapat memperoleh komisi tanpa menambah beban biaya bagi pembaca. Komisi tersebut tidak memengaruhi isi penilaian kami.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Di mana bitcoin bisa dibeli?
Di Jepang, umumnya bitcoin dibeli dengan membuka akun di bursa aset kripto dalam negeri yang terdaftar di FSA. Setiap bursa memiliki layanan dan produk yang berbeda, sehingga Anda disarankan untuk memeriksa informasi terbaru di situs resmi sebelum memilih.
Berapa lama proses dari pembukaan akun hingga pembelian?
Waktunya bergantung pada status verifikasi identitas (KYC) dan bisa memakan waktu beberapa hari. Sebaiknya Anda menyiapkan waktu yang cukup, termasuk untuk proses setoran dan pembelian.
Bagaimana cara menyimpan bitcoin yang sudah dibeli?
Ada dua pilihan, yaitu menyimpannya di bursa atau memindahkannya ke dompet (wallet) pribadi. Penyimpanan di bursa lebih praktis, tetapi berisiko terhadap akses tidak sah. Dompet pribadi memberi kendali penuh, tetapi Anda bertanggung jawab sepenuhnya atas pengelolaan kunci privat (private key).
Apakah keuntungan dari bitcoin dikenai pajak?
Keuntungan yang diperoleh berpotensi dikenai pajak. Kategori dan cara perhitungannya berbeda-beda tergantung kondisi masing-masing, sehingga Anda perlu memeriksa informasi dari National Tax Agency (NTA) Jepang atau berkonsultasi dengan konsultan pajak.
Artikel terkait
Glosarium Istilah Kripto untuk Pemula: Gas Fee, HODL, dan Bridge Dijelaskan [2026]
Rangkuman istilah dasar aset kripto untuk pemula, seperti gas fee, HODL, bridge, private key, dan limit order. Dilengkapi makna, catatan penting, serta penjelasan risiko seperti fluktuasi harga dan peretasan.
Apa Itu Halving Bitcoin? Cara Kerja Jadwal Penerbitan dan Sejarahnya (Panduan 2026)
Halving Bitcoin adalah mekanisme yang memangkas separuh imbalan penerbitan koin baru sekitar setiap empat tahun. Artikel ini menjelaskan jadwal penerbitan sejak 2009 dan latar belakang sejarahnya secara ringkas dan mudah dipahami bagi pemula.
Panduan 2026: Dasar Regulasi Aset Kripto di Jepang | Penyedia Terdaftar, Pemisahan Aset Pelanggan, dan Perlindungan Pengguna
Panduan netral untuk pemula tentang hal yang perlu diketahui saat bertransaksi aset kripto di Jepang, meliputi sistem penyedia jasa yang terdaftar di Financial Services Agency (FSA) Jepang, pemisahan aset pelanggan, dan kerangka perlindungan pengguna.
