Bagi pemula yang tertarik dengan Bitcoin (BTC) tetapi masih bingung "bagaimana cara membelinya" atau "takut dengan risikonya", artikel ini akan menjelaskan langkah-langkah dasar mulai dari pembukaan akun, pembelian, hingga penyimpanan, serta hal-hal yang perlu diperhatikan, berdasarkan informasi terbaru tahun 2026.
Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Membeli Bitcoin
Bitcoin dibeli melalui penyedia jasa pertukaran aset kripto (exchange) yang terdaftar di otoritas keuangan. Fluktuasi harga (volatilitas) sangat besar, terdapat risiko penurunan nilai pokok, serta risiko peretasan dan penipuan. Investasi dilakukan atas tanggung jawab sendiri, dan lakukanlah dalam batas dana yang Anda miliki.
Langkah 1: Membuka Akun di Exchange
Pertama-tama, pilihlah exchange yang terpercaya dan buka akun. Per tahun 2026, exchange yang direkomendasikan untuk pemula antara lain Coincheck, SBI VC Trade, dan bitbank. Berikut adalah karakteristik masing-masing:

- Coincheck: Antarmuka yang mudah digunakan untuk pemula, menyediakan layanan jual-beli langsung (sales desk) dan exchange. Perhatikan spread (biaya setara komisi).
- SBI VC Trade: Keandalan dari grup SBI, menawarkan promosi biaya exchange gratis (taker 0% ke atas), dan lain-lain.
- bitbank: Likuiditas tinggi sebagai exchange, memungkinkan perdagangan order book. Informasi edukasi untuk pemula juga lengkap.
Untuk membuka akun, diperlukan dokumen verifikasi identitas (seperti SIM atau Kartu Tanda Penduduk). Dalam waktu tercepat, akun dapat dibuka pada hari yang sama.
Langkah 2: Menyelesaikan Verifikasi Identitas (KYC)
Setelah mengajukan pembukaan akun, proses verifikasi identitas akan selesai melalui pemeriksaan oleh bursa. Ini adalah prosedur wajib untuk mencegah pencucian uang. Proses pemeriksaan dapat memakan waktu beberapa jam hingga beberapa hari.
Langkah 3: Melakukan Deposit dalam Yen Jepang
Setelah verifikasi identitas selesai, Anda dapat melakukan deposit dalam Yen Jepang ke bursa. Metode yang tersedia berbeda-beda tergantung bursa, seperti transfer bank atau deposit cepat (melalui konveni atau internet banking). Sebaiknya pilih bursa yang tidak mengenakan biaya deposit.
Langkah 4: Membeli Bitcoin
Setelah deposit terkonfirmasi, Anda dapat mulai membeli Bitcoin. Terdapat dua metode utama untuk membeli Bitcoin:
- Layanan Penjualan Langsung (Sales Desk): Membeli langsung dengan harga yang ditawarkan oleh bursa. Metode ini mudah dan cepat, namun spread (selisih harga jual-beli) lebih lebar sehingga biaya efektif lebih tinggi.
- Bursa (Exchange): Pengguna bertransaksi jual-beli satu sama lain melalui sistem order book. Biaya lebih rendah, namun order mungkin memerlukan waktu lebih lama untuk terisi.
Pemula disarankan untuk mencoba layanan penjualan langsung dengan jumlah kecil terlebih dahulu, lalu beralih ke bursa setelah lebih terbiasa.
Langkah 5: Menyimpan Bitcoin (Langkah Keamanan)
Bitcoin yang telah Anda beli dapat disimpan di bursa, namun mengingat risiko peretasan, disarankan untuk memindahkannya ke dompet yang Anda kelola sendiri. Berikut jenis-jenis dompet yang tersedia.

- Dompet Panas (Hot Wallet): Dompet yang terhubung ke internet. Praktis digunakan, namun memiliki risiko lebih tinggi.
- Dompet Dingin (Cold Wallet): Dompet yang dikelola secara offline (misalnya dompet perangkat keras). Keamanannya lebih tinggi.
Bagi pemula, sebaiknya terlebih dahulu memaksimalkan pengaturan keamanan bursa (seperti autentikasi dua faktor) dan memulai dengan jumlah kecil.
Poin Penting dan Risiko
- Risiko Fluktuasi Harga: Bitcoin dapat bergerak secara signifikan dalam waktu singkat, sehingga nilai investasi Anda bisa berkurang hingga setengahnya.
- Risiko Bursa: Bursa dapat diretas atau mengalami kebangkrutan. Pilihlah penyedia jasa yang terdaftar di otoritas keuangan dan terapkan penyimpanan aset secara terpisah.
- Perpajakan: Keuntungan dari penjualan Bitcoin dikenakan pajak sebagai penghasilan lainnya. Anda mungkin perlu melaporkan SPT Tahunan. Sistem perpajakan berbeda di setiap negara, jadi pastikan untuk memeriksa informasi terbaru.
- Biaya: Biaya transaksi dan spread bervariasi antar bursa. Periksa tingkat biaya terbaru di situs resmi masing-masing.
Ringkasan
Pembelian Bitcoin dapat diselesaikan dalam 5 langkah: buka akun → verifikasi identitas → deposit dana → beli → simpan. Bagi pemula, mulailah dengan jumlah kecil, terapkan langkah keamanan secara menyeluruh, dan lakukan transaksi setelah memahami risikonya. Jika bingung memilih bursa, gunakan perbandingan bursa aset kripto sebagai referensi untuk memilih penyedia yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
※Artikel ini hanya bertujuan memberikan informasi dan tidak merupakan saran investasi atau rekomendasi pembelian. Keputusan akhir sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda sendiri.
Risiko dan Pengungkapan
Risiko: Aset kripto memiliki fluktuasi harga yang tinggi dan berpotensi mengalami kerugian modal. Artikel ini merupakan penjelasan umum berdasarkan informasi per 16 Juli 2026, dan bukan merupakan ajakan, saran investasi, atau rekomendasi untuk instrumen tertentu. Kelayakan transaksi dan ketentuan perpajakan berbeda-beda di setiap negara/wilayah. Sebelum menggunakan, pastikan Anda memeriksa peraturan di negara tempat tinggal serta ketentuan terbaru dari masing-masing bursa.
Pengungkapan Afiliasi: Artikel ini mungkin mengandung tautan iklan (afiliasi), yang memungkinkan situs kami memperoleh komisi tanpa biaya tambahan bagi pembaca. Komisi tidak memengaruhi isi penilaian.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa minimal pembelian Bitcoin?
Tergantung bursa, umumnya mulai dari Rp 5.000. Misalnya, Coincheck mulai dari 500 yen, bitbank dari 1.000 yen. Bisa mulai dengan jumlah kecil.
Bursa apa yang direkomendasikan untuk membeli Bitcoin?
Untuk pemula, disarankan Coincheck, SBI VC Trade, dan bitbank. Coincheck unggul dalam kemudahan, SBI VC Trade dalam kepercayaan, bitbank dalam biaya rendah. Cek situs resmi masing-masing untuk info terbaru.
Berapa biaya yang dikenakan saat membeli Bitcoin?
Di tempat jual (over-the-counter), spread (selisih jual-beli) menjadi biaya efektif. Di bursa, ada biaya transaksi: maker (pasang order) gratis, taker (eksekusi order) sekitar 0,01%-0,15%. Biaya berubah, cek situs resmi bursa.
Apakah setelah membeli Bitcoin harus dipindahkan ke dompet?
Tidak wajib, namun menyimpan di bursa berisiko peretasan. Untuk penyimpanan jangka panjang, disarankan pindah ke dompet dingin seperti hardware wallet. Untuk jumlah kecil, boleh tetap di bursa dengan pengaturan keamanan diperkuat.
Bagaimana pajak atas Bitcoin?
Keuntungan jual Bitcoin diperlakukan sebagai penghasilan lain-lain (miscellaneous income) dan digabung dengan penghasilan lain untuk dikenakan pajak progresif. Jika keuntungan di atas Rp 20 juta per tahun, wajib lapor SPT. Tarif pajak 5%-45% tergantung penghasilan. Aturan bisa berubah, cek info terbaru dari konsultan pajak atau situs pajak.
Artikel terkait
Apa Itu Stablecoin? Penjelasan Mekanisme, Jenis, Cara Penggunaan, dan Risiko di Tahun 2026
Penjelasan netral dan akurat tentang mekanisme dan jenis stablecoin, koin yang bisa dibeli di Jepang, skenario penggunaan, serta risikonya. Dirangkum dengan mudah dipahami untuk pemula.
【2026】Fujitomi Securities FITS Account Opening Guide: Comprehensive Explanation of Fees and Reputation
Latest 2026. Explains Fujitomi Securities' online commodity futures trading "FITS" fees (usually from 412 yen), automatic stop-loss system, and account opening method. Also verifies the truth of beginner support systems and reputation. For those who want to start commodity futures at low cost.
【Minggu ke-2 Juli 2026】8 Kripto Baru yang Muncul Minggu Ini! $WTIC, $VBLN, $CASHCAT, dan Lainnya
Memperkenalkan 8 aset kripto baru yang muncul dan terdaftar pada minggu ke-2 Juli 2026, seperti $WTIC, $VBLN, $CASHCAT. Sebagian besar adalah meme coin dan token DeFi, yang tidak tersedia di bursa domestik dan berisiko tinggi. Investasi memerlukan riset yang memadai.
![Gambar panduan lengkap cara membeli Bitcoin [2026] dari pembukaan akun hingga pembelian dan penyimpanan untuk pemula](/_next/image?url=%2Fgenerated%2Fblog%2Fhow-to-buy-bitcoin-beginner-img-hero.png&w=2048&q=75)